LOGANDENG, PEKALONGAN — Menyusul tahapan koordinasi awal bersama perangkat desa, Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Senat Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (SEMA FKIP) Universitas Pekalongan sukses menggelar agenda Sosialisasi Program Pengelolaan Lingkungan dan Bank Sampah di Balai Desa Logandeng, Sabtu (22/8).
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, tokoh masyarakat, pengurus Karang Taruna, perwakilan kader PKK, serta para ketua RT/RW se-Desa Logandeng. Acara bertujuan untuk mengenalkan secara mendalam rancangan kerja serta memunculkan komitmen bersama masyarakat lokal.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Logandeng yang menyampaikan antusiasme warga dalam menerima program pendampingan dari mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya kesadaran kolektif warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang sangat krusial. Kami berharap warga Desa Logandeng tidak hanya menjadi penonton, tetapi berperan aktif sebagai penggerak utama program pengelolaan sampah ini demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan produktif," ujar Kepala Desa Logandeng.
Dalam sesi pemaparan, Tim PPK Ormawa SEMA FKIP menjelaskan alur pelaksanaan program yang berfokus pada edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik dari tingkat rumah tangga, pelatihan pengolahan sampah menjadi kompos/kerajinan bernilai ekonomi, hingga pembentukan struktur pengelolaan Bank Sampah Desa.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dan penuh dengan semangat kolaborasi dari seluruh peserta yang hadir. Para ketua RT dan tokoh masyarakat tampak aktif mengajukan pertanyaan teknis terkait mekanisme operasional di lapangan. Pembahasan mencakup kejelasan jadwal penimbangan sampah, sistem penyetoran hasil pilahan, hingga integrasi program dengan kegiatan rutin warga yang sudah berjalan. Respons kritis dan solutif dari peserta menjadi bukti besarnya kepedulian warga terhadap keberhasilan program pengolahan lingkungan ini.
Ketua Tim PPK Ormawa SEMA FKIP Unikal mengapresiasi antusiasme warga yang hadir dan terlibat aktif selama sesi tanya jawab. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pendampingan yang intensif serta menyediakan panduan teknis yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Keterbukaan informasi dan kemudahan akses sistem penimbangan dipastikan menjadi prioritas utama demi menjaga konsistensi partisipasi warga. Sinergi yang erat antara mahasiswa dan pemuda desa diyakini mampu menjaga keberlanjutan operasional Bank Sampah ke depannya.
Dengan terlaksananya sosialisasi ini, Tim PPK Ormawa SEMA FKIP Unikal bersama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Logandeng resmi memulai komitmen bersama. Program pendampingan ini dijadwalkan akan berlangsung secara intensif hingga akhir tahun demi memastikan keberlanjutan sistem pengolahan sampah. Harapannya, aksi nyata ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan lingkungan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi warga lokal. Desa Logandeng kini bersiap menjadi percontohan desa sehat yang mandiri dan berwawasan lingkungan di Kecamatan Karangdadap.
#SosialisasiProgram #PPKOrmawa #SEMAFKIP #DesaLogandeng #BankSampah #PengabdianMasyarakat